Holi Woli

Uhuy!! mendapatkan kepercayaan dari dua pemuda yang akan membuat suatu produk baru mengenai Yoghurt. Dua pemuda tersebut tak lain dan tak bukan adalah yang mengetik blog ini dan karibnya…hehehe

Sebuah produk fermentasi susu dengan rasa buah asli. Kenapa asli? karena ya memakai buah asli bukan hanya perasa dan pemanis buatan.
Saya kemudian corat-coret di kertas kosong, karena produk ini ditujukkan khususnya untuk anak-anak dan umumnya bagi semua orang. Kenapa anak-anak? karena ini pengalaman pribadi saya saat SD antara kelas 4-5 kalo tidak salah. Pertama kali merasakan asamnya yoghurt yang unik, dikarenakan saya sering maen ke rumah teman dan tetangga menjual yoghurt seharga 250 rupiah dengan ditambahi perasa buah yang lumayan banyak variannya.

Coretan tersebut tercipta setelah saya mengulang masa kecil saya. Ya lumayan kekanak-kanakan, tapi menurut saya pengalaman saat kecil itu sangatlah menyenangkan.

Kenapa sapi??
– Karena yoghurt itu tersebut terbuat dari susu sapi.

Kenapa sapinya betina??
– Ya karen sapi betina yang menghasilkan susu

Kok sapinya imut-imut?
– Masak sapinya dibuat berdarah – darah?!

Eh namanya kok Holi Woli, bukannya Fermentasi Susu Sapi Rasa?
– Itu dikarenakan kebiasaan saya saat menyapa dengan kata Holi Woli Holi Woo!! (sebenarnya karena salah denger pembicaraan Malcom McDowell di film A Clockwork Orange yang bunyinya “Vidy Well”)  Lagian kalo ngikutan idemu kepanjangan tuh nama boy

Oh gitu ya Nic, emang enak ga yoghurtnya?
– belum dicoba yang penting ada logo dulu sama promosinya..hahahaha

Usaha sampingan yang hampir setengah tahun terbengkalai….sstttt

Advertisements

I Love Piracy, I Love My Country

Selentingan buat para yang khususnya bernama kaum muda, yang tergila-gila akan proses kopian lagu menjadi reduksi data yang cenderung lebih rendah. Ini adalah sebuah tagline dari iklan layanan tentang penghobi bajakan.

Kenapa bukan I Hate Piracy? Karena saya sedikit mempersuasi kata-kata, jika itu sebuah pencegahan maka tidak akan langsung dipandang. Negara dunia ketiga khususnya Indonesia sangat menyenangkan untuk kita mengkoleksi karya-karya dari para  musisi berupa cakram bajakan. Tapi buntut daripada itu ada kita dihadapkan oleh kehidupan seniman yang semakin miris. Tidak seperti awal ketika vinyl masih mengkuasai bisnis musik di tanah air.

Pada gambar tersebut juga tampak dua CD yang berjudul dan gambar yang sama. Tetapi pada sebelah kanan, gambar terjadi degradasi warna. Yah ini untuk menggambarkan bahwa cakram kopian adalah bahan yang tidak begitu sedap dinikmati. Seringkali kenikmatan hanya pada awal, tetapi proses yang didapatkan setelah itu kurang mengasyikan.

Dari segi harga sebenarnya sangat mengasyikan untuk cakram bajakan, ataupun benda lain yang berbau kopian. Tetapi dari segi kualitas sangat disayangkan.

Sebenarnya iklan ini tidak hanya ditunjukan untuk CD bajakan saja, tetapi berbagai macam benda-benda lain yang masih melekat dengan bajakan. Iklan ini akan dibuat perseri. Dengan produk lain yang tentunya melekat di diri kita…

Batere ABC: Tiada Genting Saat Penting

Sebuah tugas kampus yang menurut saya masih terngiang hingga sekarang, dimana sewaktu mengerjakan tugas ini saya dengan Dion sahabat saya dengan segenap upaya berembug konsep iklan ini. Akhirnya saya mendapatkan ide mengenai produk batere, kami pun mengerjakan kampanye iklan tersebut melalui TVC dengan satu kesatuan tema.
Sedangkan untuk iklan radionya baru-baru saja saya buat karena tidak sengaja timbul dorongan untuk membuat ide dalam versi iklan radionya
Selamat menikmati 🙂

Iklan     : Pekik Kemerdekaan
Talent  : Pria dan Wanita sekitar 20 orang (umur antara 5 – 60)
Setting : tahun 1945 saat detik-detik proklamasi kemerdekaan

Alur cerita
Di pelosok negeri, 1945. Para warga masyarakat berbondong-bondong dari segala arah untuk menuju balai desa karena sebentar lagi akan ada siaran relay mengenai sesuatu yang sangat penting mengenai bangsa ini. Para calon pendengar dengan semangat berkumpul rapi di depan pelataran balai desa, dan suasana lumayan penuh sesak dari anak-anak hingga orang tua. Kepala desa pun mengeluarkan radio dan meminta warganya untuk tenang, seketika itu juga keheningan pun mulai merambat, hanya terdengar sedikit suara bisik-bisik. Tangan Kepala desa pun mengarah pada tombol power untuk menyalakan radio, akhirnya suasana kali ini khidmat dan tertib. Suara pun mulai muncul, sesosok suara yang sangat terkenal sekali pada eranya entah pada saat berpidato atau pun hanya berdehem. Suara seorang Bapak bangsa itu pun muncul dan berucap, “Proklamasi, kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan. . .  Pett!! Radio pun tiba-tiba mati, para pendengar pun sangatlah kecewa dan suasana berubah menjadi gaduh. Gambar kemudian beralih ke gambar lainya seraya diiringi dengan suara pria bijaksana dan tentram ala penyiar RRI yang berujar ” Tiada genting saat penting.” Produk batere ABC pun muncul.

Iklan     : Pleaseee…. tolong aku remote!!
Talent  : Pria dan Wanita (umur 19 – 27)
Setting : Di ruang tengah

Alur cerita
Seorang pemuda sedang bermalas-malasan di sofa sembari menonton tv, pemuda itu sangat menikmati suatu acara film di tv hingga mata lemas malas. Tiba-tiba pada televisi muncul sesosok wajah wanita yang menyeramkan, seorang hantu yang jauh dari rupawan.  Pemuda itu kemudian panik dan dengan refleksnya yang aduhai karena ketakutan berusaha memindah-mindah channel menggunakan remota, tetapi apa daya remotenya mati. Pemuda itu pun semakin panik tatkala hantu wanita tersebut bisa keluar dari tv dan akan menuju ke arah pemuda tersebut. Saat ini kamera beralih pada wajah pemuda itu secara close-up, mukanya pun semakin pucat pasi dan paniknya berubah menjadi jeritan yang tak kan terkira kerasnya. Gambar kemudian beralih ke gambar lainya seraya diiringi dengan suara pria tenang yang budiman ala penyiar RRI, lantas berujar ” Tiada genting saat penting.” Produk batere ABC pun muncul.

Iklan     : Pisau cukur yang tak akur
Talent  : Pria (umur 19 – 27)
Setting : Di apartemen

Alur cerita
Pagi hari benderang saat seorang pemuda terbangun dari mimpi indahnya, dengan langkah gontai dan mata tipis seperti terekat lem kertas pemuda itu pun berjalan menuju kulkas untuk mengambil air minum. Dengan setengah sadar pemuda itu pun tidak sengaja melihat catatan kecil yang tertempel pada alat pendingin tersebut. Terdapat tulisan “Foto KTP jam 9″, pada waktu itu jam dinding menunjukkan pukul 8.40. Seketika itu juga alangkah panik dan kalang-kabutnya dia, lantas menuju wastafel dan mengambil alat cukur otomatis untuk memapras kumis serta jenggot yang sangat tidak rapi. Bagian kumis kiri pun sudah tercukur rapi jali, lanjut ke kanan saat tiba-tiba alat cukur itu mati. Yah namanya nyawa masih setengah dikarenakan baru saja bangun tidur pemuda itu pun panik melihat kaca dan melepaskan emosinya dengan berteriak. Gambar kemudian menuju pada ke gambar lainya seraya diiringi dengan suara pria kalem namun meyakinkan ala penyiar RRI, kemudian berkata ” Tiada genting saat penting.” Produk batere ABC pun muncul.

Saya pun mendapatkan ide untuk iklan radio dengan iklan “Pekik Kemerdekaan”

SFX               : cuit cit cit cit (suara burung) dan kumpulan orang yang ngobrol sambil lalu
Narator       : suatu hari di pelosok negeri (suara Pria)

SFX                : Percakapan para banyak orang yang saling tak beraturan
Kepala Desa : Tenang, para warga sekalian sebentar lagi kita akan mendengar suatu yang penting
Wanita 1      : Baik pak (dengan nada gemulai yang turun)
Pria 1            : Siap bung!! kami juga tidak sabar ini
Kepala Desa : Ini juga sedang akan menyalakan radionya bung

SFX                : ctek! (suara power radio diputar)
SFX                : whuungg sreeet (power radio yang tengah menyala dan frekuensi yang kasar)

SFX                : (suara dari radio) Proklamasi, kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan. . .
SFX                : pett!! (suara radio yang tiba-tiba mati)
Warga          : (gaduh) waaaaaaaaaaaaa

Narator       :  Batere ABC, Tiada Genting Saat Penting

Not Only in Flavour But Also Stronger

Keranjingan baca buku, iseng-iseng lah saya bikin iklan setelah tau dari bukunya om Bud  “Lanturan Tapi Relevan” bahwa iklan kondom fiesta yang buat MACS909. 🙂

Kondom yang sering dibuat mainan teman-teman saya sewaktu SMA untuk dijadikan balon, dan secara tidak sengaja waktu kelas 2 saya kepergok guru Bahasa Jepang karena tertangkap tangan mainin tuh barang. Padahal itu barang untuk lempar-lemparan (dalam hal ini masih dengan sachetnya) dan entah mengapa sampai di tangan saya, pas sensei Lucia ngeliat…Wah sial!!!

Ditiup jadiin balon udah biasa banget, saya coba masukin sekepel tangan kanan saya. Eh masuuuk, kuat bener deh ini kondom pikir saya. Walhasil saya punya ide untuk bikin iklannya.. Ya lumayan melenceng dari tagline awal “karena rasa adalah segala” tapi tak apalah. Daripada bingung tuh barang untuk apa…hahaha

Karena saya merasakan ketatnya tuh kondom di tangan maka saya mendapatkan makna “kuat” dan posisi jempol yang menjulang ke atas berarti tuh kondom “oke” juga.

Akhirnya saya mendapat kesimpulan bahwa kondom fiesta itu melekat kuat dan menyesuai kontur benda yang masuk di dalamnya, serta pikir saya ini produk memang hebat karena tidak sobek. Kenapa jempol saya menjulang “oke”? Dapat disimpulkan bahwa produk ini tidak akan menghilangkan kenikmatan bercinta.

Jadi disamping produk ini beraroma, saya juga mendapatkan ide bahwa kondom ini kuat punya kemungkinnya sangat sedikit untuk sobek, dan tidak akan menghilangkan kenikmatan bercinta para pasangan yang sedang di mabuk asmara. Maka saya memberi tagline “Not Only in Flavour But Also Stronger.” 🙂

Awas Copet!!

Ketika Mepet Awas Copet!!

Sebuah iklan untuk Kereta Api Prameks (Prambanan Ekspres) yang merupakan tugas awal-awal kuliah. Kami sekelas mendapatkan brief tentang Prameks yang sangat membantu masyarakat Jogja – Solo untuk bertransportasi secara murah dan cepat, namun masih saja ada ulah-ulah usil para pencopet yang bukan tak jarang lagi, tapi memang sangat merugikan pengguna transportasi massa tersebut (kata dosen saya sih).

Saya memiliki ide komikal, dengan warna terang dan memainkan kata-kata. Lebih kepada desain stiker untuk mengkampanyekan agar pengguna Prameks lebih hati-hati dan teliti barang bawaan sebelum dan sesudah naik.

Prakata: Permulaan dari Kuli Gastros

Selamat sore kawan sekalian, tidak hujan hari ini di daerah tempat saya tinggal. Sedang biasanya meluncur di dunia maya, membaca postingan tentang kuliner dan lalu pribadi saya terusik. Saya adalah pecinta makanan, sering juga mencoba memasak dengan resep buatan sendiri dan berhasil fatal. Hanya beberapa yang lumayan berhasil.
Oh ya di dalam kategori “Kuli Gastros” ini akan lebih membahas tentang semua hal tentang masakan dan pengalaman saya akan dunia tersebut, dari gastronomi yang artinya masih belum tau, belajar memasak, jajan, dan hal lain yang berhubungan dengan pemuas lidah. Semoga tulis pengalaman saya setelah ini tidak akan bercerita tentang masakan yang hanya enak saja seperti apa yang telah tersaji di televisi dan media lainnya. Tapi mencoba mengulas tentang beberapa hal yang saya jumpai entah itu enak atau tidak. Bukan hanya serapan sampah yang muncul karena membayar.
Mungkin dalam perjalanan nanti bakal banyak dibantu oleh pacar, karena kami sering menjelajah kuliner berdua dan membantu menulis andai saja?haha

Jika kalian bertanya apa itu Kuli Gastros? ya “Kuli” dari kata kuliner yang artinya beragam menurut apa yang anda maknai dan Gastros dari bahasa Yunani yang berarti perut. Dapat diartikan pemuas perut, kuli yang menjelajah makanan untuk memuaskan perut, atau apalah suka-suka 🙂

Banyak pengalaman sedari kecil yang muncul saat keluarga saya melancong untuk santap “jajan” karena pada masa itu kata “kuliner” belum terkenal seperti sekarang. Mungkin pada saat itu Pak Bondan Winarno masih sibuk di biro iklan ya sodara?
Tunggu postingan di ranah “Kuli Gastros” ini dari saya. Selamat sore,  Bon Appétit!!


My Me Mine Brand


 

03221

Produk yang dihasilkan setelah melampaui berbagai proses variasi dan inovasi, serta olah peras kepala yang tiada henti dan terus menghentak seiring berjalannya waktu. Nico Okada adalah suatu produk yang memiliki imajinasi dan kadar mimpi yang tinggi.

Nico Okada lebih diposisikan untuk kalangan muda, kalangan yang bengal namun enerjik semi kiri. Mengedepankan beragam tingkah laku yang dapat menghibur sebagai pelipur lara bagi para hamba pemuas nafsu kebutuhan yang banal. Terdapat beragam kelas dalam penghantarnya untuk melibas jiwa muda yang monoton.

Dalam pemuas kebutuhannya terdapat “Teriak Riuh Rendah” yang mana mengacu kepada gelombang pita suara yang pecah naik turun tergantung dari kadar alkohol di pucuk tempurung otak. Bisa terlihat dari proyek enam tahun tanpa signifikansi stagnan di Untitled Joy atau yang terbaru noise lo-fi berpadu pada suara seni rupa ranah selatan, yang dibantu oleh dua artisan untuk menyeimbangkan Subjective Kind of Entertainment yang hanya beranggota dua orang dengan dana minim.

Ada juga  “Penoreh Warna dalam Sekejap” yang menyuguhkan tentang pilihan warna yang jeli. Sangat terpengaruh oleh artist aliran Lowbrow Jean-Michel Basquiat atau dalam negeri sendiri cenderung ke gaya Wisnu Auri namun lebih mengedepankan aspek semiotika tentang tanda-tanda.

Nico Okada lebih memusatkan diri untuk mendengarkan musik, condong lari ke arah minor yang di dalam negeri dibalut media massa menjadi “indie.” Sering merendahkan pendapat orang yang hanya “one hits listening” dalam memahami suatu musik. Disamping itu juga dia hampir sibuk dengan radio streaming buatannya yang sudah bisa diakses pada smartphone, Oktopus Radio. Singkatan dari “otak kotor kampus.” Karena dia sering dipandang sebelah mata, baik oleh mahasiswa yang senang berbicara studi literasi tanpa pernah sosialisasi ataupun oleh dosen yang memiliki berbagai proyekan untuk memenuhi kebutuhan komodi konsumsi.

Sering juga Nico Okada terlihat di puncak acara dari band yang berlabel “asing” dan jarang merusak pandangan ibu-ibu pemirsa TV pagi hari. Sampai saat ini Nico  masih rajin menulis, entah itu puisi, etsa, lirik, ataupun cerita pendek yang jarang berkesinambungan. Nico Okada adalah suatu produk yang unik dan juga jenius, baik berkenalan dahulu sebelumnya karena sering disalahartikan sebagai orang keras dan susah luluh hati. Nico Okada baik didalami dengan perlahan namun konstan.

NICO OKADA : “Berbagi imajinasi, berbaur mimpi!”